SPPG Mehalaan Barat Salurkan 2.125 Porsi MBG ke 31 Sekolah, Posyandu dan Anak Tak Sekolah

Gambar: Menu MBG SPPG Mehalaan Barat

MAMASA, Lintas-Enam.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disalurkan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Rabu (7/10/2026).

Kali ini, SPPG Mamasa Mehalaan Mehalaan Barat menyalurkan sebanyak 2.125 porsi makanan bergizi kepada peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, kelompok 3B, serta anak tidak sekolah.

Penyaluran berlangsung mulai pukul 08.00 Wita dan menjangkau 31 satuan pendidikan di wilayah Mehalaan dan sejumlah wilayah sekitar.

Dari 31 satuan pendidikan, tercatat 1.184 peserta didik menerima manfaat MBG.

Rinciannya, 418 peserta didik berasal dari TK/PAUD, 496 dari SD/MI, 166 dari SMP, serta 104 peserta didik dari tingkat SMA/SMK.

Selain peserta didik, sebanyak 359 guru dan tenaga kependidikan juga menjadi penerima manfaat.

Penyaluran turut menyasar kelompok 3B, yakni balita, ibu hamil dan ibu menyusui melalui 12 posyandu.

Baca Juga:  SPPG Mehalaan Barat Salurkan Makan Bergizi Gratis kepada 2.073 Penerima Manfaat

Total penerima kelompok 3B mencapai 537 orang, terdiri dari 343 balita, 34 ibu hamil dan 148 ibu menyusui.

Program MBG juga menjangkau 43 anak tidak sekolah yang tersebar di sejumlah desa, termasuk Saluahok, Mehalaan, Mehalaan Barat, Mesakada, Sampale, Salubalo, Kirak, Leko Sukamaju, Leko, Salukonta dan kawasan transmigrasi.

Dengan cakupan penerima, total makanan yang disalurkan mencapai 2.125 porsi.

Menu yang diberikan terdiri dari nasi putih, telur goreng balado, tahu orak-arik, sayur campur jagung dan wortel, serta buah anggur.

Untuk porsi besar, kandungan energi tercatat sekitar 899,82 kilokalori, dengan protein 28,68 gram, lemak 12,07 gram, karbohidrat 174,50 gram dan serat 1,95 gram.

Sementara porsi kecil mengandung sekitar 540,23 kilokalori, protein 18,89 gram, lemak 9,88 gram, karbohidrat 98,72 gram dan serat 1,50 gram.

Baca Juga:  2.081 Penerima Manfaat Disasar MBG SPPG Mehalaan Barat

Kepala SPPG Mehalaan Mehalaan Barat, Muh. Ridwan, bersama ahli gizi Pitri Ayu Reski dan akuntan Gita Yuniki mengawal pelaksanaan program dengan dukungan 47 relawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *