Kasus HIV/AIDS di Mamasa Tahun 2025 Naik, Tracing Puskesmas Ungkap Pergerakan Kasus

Gambar: Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa, Mince Agustinus. Sumber: Lintas-Enam.com

Keterbatasan itu menurut Mince, dapat menjadi tantangan bagi petugas kesehatan dalam menjalankan kegiatan pencegahan secara optimal, termasuk edukasi masyarakat dan kegiatan penelusuran terhadap kelompok yang memiliki risiko paparan.

Di sisi lain, aktivitas tempat hiburan malam (THM) di Mamasa, juga kian menjamur, sehingga berpotensi menambah jumlah kasus paparan HIV/AIDS.

Dengan demikian, selain kegiatan tracing yang dilakukan Puskesmas menjadi salah satu instrumen penting untuk mengetahui keberadaan kasus di masyarakat, pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi, juga dianggap penting dilakukan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *