Keterbatasan itu menurut Mince, dapat menjadi tantangan bagi petugas kesehatan dalam menjalankan kegiatan pencegahan secara optimal, termasuk edukasi masyarakat dan kegiatan penelusuran terhadap kelompok yang memiliki risiko paparan.
Di sisi lain, aktivitas tempat hiburan malam (THM) di Mamasa, juga kian menjamur, sehingga berpotensi menambah jumlah kasus paparan HIV/AIDS.
Dengan demikian, selain kegiatan tracing yang dilakukan Puskesmas menjadi salah satu instrumen penting untuk mengetahui keberadaan kasus di masyarakat, pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi, juga dianggap penting dilakukan. (*)





