“Kalau pembangunan masuk, masyarakat Rampi juga harus menjadi bagian dari kemajuan itu,” tambahnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan, tidak semua aktivitas pertambangan berdampak negatif terhadap lingkungan.
Kata dia, hanya dengan pengelolaan yang tepat, masyarakat bisa merasakan manfaat seperti fasilitas pengobatan gratis, lapangan pekerjaan, dan pelestarian lingkungan yang terjaga.
“Banyak yang sudah membuktikan bahwa perusahaan bisa hadir tanpa merusak lingkungan, justru membawa kesejahteraan” imbuhnya.
Jumail lalu memberi contoh aktivitas tambang di Kabupaten Luwu Timur yang menurutnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat Luwu Timur.
“Bahkan, mahasiswa mereka banyak yang mendapatkan beasiswa. Maka dari itu, kita di Luwu Utara harus bersikap bijak dan terbuka terhadap setiap potensi pembangunan,” tutupnya. (*)
