Berita  

Tingkatkan Branding Sulbar, Pj. Gubernur Harap OPD Lebih Optimalkan Website dan Medsos

Lintas-Enam.com, Mamuju –Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Zudan Arif Fakrulloh mengharapkan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup pemerintah provinsi lebih aktif menginformasikan kegiatan, prestasi, karya dan inovasi lewat Media Sosial dan Website masing-masing.

Pj Gubernur juga mengharapkan Website OPD dan SMA/SMK se-Sulbar berperan aktif mengelola pemberitaan melalui media sosial dan website.

Terpenting, menurut Prof. Zudan, masing-masing OPD dan sekolah harus bekerja secara kolaboratif.

Hal itu disampaikan PJ Gubernur dalam forum yang digelar Diskominfo Sulbar secara virtual membahas Media Branding Pemprov Sulbar, dihadiri seluruh pengelola web dan medsos OPD Pemprov Sulbar, Senin (1/4/2024).

Zudan menjelaskan, beberapa langkah strategis dapat dilakukan dalam mendorong branding Pemprov Sulbar, yakni setiap OPD dan sekolah harus memiliki kendaraan, yakni media sosial dan website. Kendaraan tersebut diharapkan aktif setiap hari.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pencatutan Data Warga di Wonomulyo, PNM Janji Segera Tuntaskan

“Aktifkan medsos. Kalau sudah punya harus update dan upgrade kegiatan setiap hari. Kominfo harus menjadi pembimbing fungsi kehumasan bagi semua OPD. Kendaraan humas adalah website, semua berita masuk website. Harus aktif,” ucap Zudan.

Menurutnya, untuk media Pemprov Sulbar memiliki potensi dalam meningkatkan branding Pemprov Sulbar.

Misalnya dalam satu informasi pemberitaan atau video aktifitas, dimuat di website OPD dan sekolah se Sulbar,

“Tiap hari masing-masing OPD dan sekolah memberitakan aktivitas dan produknya,” ungkapnya.

Kepala Diskominfo, Sulbar Mustari Mula, selaku Juru Bicara Pemprov Sulbar, diharapkan menjadi leader menyatukan pengelolaan kehumasan di masing-masing OPD dan SMA/SMK. Termasuk mengarahkan OPD menjadi juru bicara merespon setiap isu di masyarakat.

Baca Juga:  Polres Luwu Utara Limpahkan 1.207 Bungkus Rokok Ilegal Hasil Sitaan ke Bea Cukai

“Pengelola media harus menjawab, kita ikut mengelola di situ, ikut menjawab, dengan demikian ada interaksi, ada branding,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *