Momen Andi Rahim Sampaikan Kondisi Banjir di Luwu Utara Saat Berjabat Tangan dengan Prabowo
Lintas-Enam.com, Jakarta – Pelantikan kepala daerah di Istana Negara baru-baru ini, merupakan sejarah baru yang dicetus Presiden RI, Prabowo Subianto.
Setidaknya 961 kepala daerah yakni bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil walikota serta gubernur dan wakil gubernur dilantik secara bersamaan.
Tentu hal ini menjadi sejarah baru bagi Bangsa Indonesia, sebab paru pertama kali dilakukan sepanjang sejarah.
Pada prosesi pelantikan itu, Prabowo Subianto, tampak turun dari podium memberikan ucapan kepada kepala daerah diiringi jabat tangan.
Momen langka ini, juga dimanfaatkan sejumlah kepala daerah menyampaikan persoalan yang dialami daerahnya.
Seperti yang dilakukan Bupati Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan, Andi Abdullah Rahim, saat berjabat tangan dengan Presiden Prabowo Subianto.
Di kesempatan itu, Andi Rahim langsung menyampaikan kondisi banjir yang masih melanda Kabupaten Luwu Utara.
“Kabupaten Luwu Utara sampai saat ini masih tergenang banjir. Kami sangat mengharapkan bantuan dari Bapak Presiden untuk menangani permasalahan ini,” ungkap Andi Rahim, Kamis (20/2/2025) kemarin usai pelantikan.
Respon cepat datang dari Presiden Prabowo. Dengan penuh perhatian, ia menanyakan langsung tindakan apa yang harus segera dilakukan.
“Apa yang harus kita lakukan?” ujar Presiden.
Setelah mendapatkan penjelasan dari Bupati Luwu Utara, Presiden memberikan instruksi tegas, “Sungainya harus dikeruk.” tukasnya.
