Berita  

Kasihan Warga Salu Makki Mamuju, Orang Sakit Ditandu Sejauh 40 Km ke PKM

Oplus_131072

Kasihan Warga Salu Makki Mamuju, Orang Sakit Ditandu Sejauh 40 Km ke PKM

Lintas-Enam.com, Mamasa – Potret buruk pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), diperlihatkan warga Desa Salu Makki, Kecamatan Kalumpang.

Salu Makki berada kurang lebih 148 Km di sebelah Timur Laut, Kota Mamuju, Ibu Kota Sulawesi Barat.

Waktu normal, perjalanan menuju ke kampung Salu Makki, memakan waktu sekira 4-5 jam dengan kendaraan sepeda motor.

Sayangnya, akses jalan menuju ke kampung itu rusak parah, terutama ruas jalan penghubung Desa Batuisi dan Desa Salu Makki.

Walau hanya berjarak kurang lebih 40 Km, antara Batuisi dan Salu Makki, perjalanan menghabiskan waktu sekira 4-6 jam.

Melalui jalur berlobang dan licin

Itu pun, jika kondisi tidak musim hujan. Saat musim hujan, perjalan ke Desa Salu Makki, bisa membutuhkan waktu cukup lama, yakni 15-24 jam.

Baca Juga:  Kecam Penangkapan 2 Aktivis Lingkungan di Mamasa, Riskul Pertanyakan Dasar Hukum dan Prosedur

Jalan licin, terjal dan kadang berkelok, dan berlubang yang hanya bisa dilalui sepeda motor, menjadi tantangan bagi warga di Desa Salu Makki.

Kondisi itu mengharuskan warga Salu Makki menandu keluarganya, jika mengalami sakit.

Untuk mendapatkan perawatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) yang hanya ada di Desa Batuisi, maka warga mesti ditandu sejauh 40 Km.

Jalan rusak, licin dan berlumpur

Hal itu dialami Martinus (57), warga Dusun Ratte Popo, pada 28 Januari 2025 lalu.

Martinus terpaksa ditandu belasan keluarganya untuk mendapatkan perawatan, lantaran kondisi jalan yang rusak parah.

“Rusak sekali jalan. Mau tidak mau, terpaksa ditandu,” ungkap Jandry, kerabat Martinus, via Whatsapp, Selasa, (4/1/2025).

Kurang lebih dua bulan terakhir ini, ada beberapa warga yang harus ditandu untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga:  Lima Hektare Kebun Sawit di Polman Terbakar, Api Dipadamkan dalam Satu Jam

Jika kondisi ini terus dibiarkan, kata Jandry, dikhawatirkan ada saja warga yang hendak berobat tidak sampai ke Puskesmas karena meninggal di perjalanan.

Karenanya, Jandry berharap agar Desa Salu Makki mendapat perhatian dari pemerintah Kabupaten Mamuju.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *