Jalan raya di Sumarorong itulah, di tahun anggaran 2024, CV Bitung Manis memenangi tender proyek Jalan Segmen Panjang Peningkatan Jalan Dalam Kota Sumarorong. Dalam pagu APBD Mamasa 2024 diterakan anggaran Rp4,8 miliar.
Fakta di lapangan, pada papa proyek yang masih terpasang di pinggi jalan pada ujung jalan pekerjaan proyek, termuat jelas:
Paket pekerjaan Penanganan Long Segment Peningkatan Konstruksi Jalan Dalam Kota Sumarorong. Nilai kontrak Rp4.676.098.030.
Paket pekerjaan Penanganan Long Segment Peningkatan Konstruksi Jalan Dalam Kota Sumarorong. Nilai kontrak Rp4.676.098.030. Nomor kontrak: 050/01/Kontrak-PPK/DAK-BM/DPUPR/M/V/2024.
Dikerjakan selama waktu 210 hari kalender. Artinya, Bitung Manis mulai mengerahkan segala perangkat peralatan penunjang, mulai yang ringan-ringan hingga berat ke lokasi proyek, Sumarorong.
Asumsinya, jika dimulai pekerjaan awal Juni lalu, maka tepatlah jika berakhir atau selesai pada akhir November 2024.
Pada pekan keempat Desember ini, kami telusur proyek jalan ini. Dari jauh tampak indah. Ditambah pemandangan dengan rumah-rumah penduduk, berselancar di atas jalan aspal baru yang mengeras itu sungguh terasa nyaman.
Yang jadi tanda tanya, betapa tipis nian aspal ini. Sebuah jemari kami rapatkan ke bibir jalan, persis di sisi jalan ujung aspal, ketebalannya — meski ini perkiraan awal — tak lebih 3 sentimeter, bahkan lebih 2 sentimeter sedikit.
Pengawasan Dewan Mamasa
Arwin Rahman Tona (25 tahun) adalah legislator yang kini Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa.
Data terpublis menyebutkan, perusahaan Bitung Manis Pinrang adalah perusahaan bonafid yang berkomitmen menghadirkan kualitas pekerjaan.
Terkait aspal tipis mulus itu tentulah akan diuji oleh waktu: 3 bulan, 6 bulan, atau mungkin pada Desember 2025, apakah kualitasnya memang teruji?
Entahlah…!
Proyek jalan aspal di Sumarorong sudah selesai. Secara kasat mata, tampak sekali aspalnya menipis, tanggapan Anda?






