Momen Mikropon Bupati Luwu Utara Mati Saat Curhat Soal Jalan ke Seko

Rapat koordinasi Bupati Luwu Utara bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas).

“Sudah ada izinnya Pak Menteri, bahkan ditarget selesai tahun lalu sampai di ibu kota tersisa 27 kilometer saja, sampai ibu kota dan ada 4 jembatan,” sambungnya.

Ketua Golkar Luwu Utara itu melanjutkan, rencana pembangunan infrastruktur jalan itu belakangan tidak terlaksana.

Indah mengungkapkan, proyek tersebut tertunda lantaran anggarannya dialihkan untuk IKN di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

“Waktu itu perencanaan sudah selesai, RAB (rencana anggaran biaya) sudah, ketersediaan lahan juga rampung, tapi karena ada kebijakan tahun lalu itu dianggarkan untuk IKN, maka ini tertunda,” ucap Indah.

Indah lantas melanjutkan pemaparannya. Namun belum sempat menyampaikan harapannya dalam rakor di hadapan para menteri, mikrofon Indah mendadak dimatikan.

“Kami berharap tahun ini…,” kata Indah tanpa sempat menyelesaikan omongannya setelah menyadari mikrofonnya dimatikan.

Zulhas yang memimpin rapat, lantas menyela pernyataan Indah.

Zulhas mengakui sejumlah proyek infrastruktur memang sengaja ditunda.

Kebijakan tersebut diambil lantaran ada program prioritas lain yang membutuhkan anggaran besar.

“Baik, Bu. Memang fokus sekarang irigasi. Jadi kalau infrastruktur yang lain memang agak ditunda. Infrastruktur yang besar-besar mungkin akan tertunda,” ucap Zulhas.

Zulhas memaparkan, anggaran saat ini fokus untuk program ketahanan pangan.

Hal ini tertuang dalam misi Asta Cita di bawah kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

“(Anggaran) fokus pada swasembada pangan, irigasi dan lain-lain, termasuk fokus pada makanan bergizi gratis, ya,” jelas Zulhas.

Indah sempat kembali berkomentar soal momen mikrofonnya dimatikan saat rakor.

Indah berdalih pemaparannya soal infrastruktur Seko sebenarnya hanya sebagai pengantar untuk rencana proyek jangka panjang terkait ketahanan pangan di Lutra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *