Update Dugaan Keracunan MBG di SMPN 1 Tabulahan, 1 Siswa Disiapkan Dirujuk ke Mamuju

Gambar: Salah seorang siswa korban keracunan MBG di Kecamatan Tabulahan

MAMASA, Lintas-Enam.com — Setidaknya 14 siswa SMP Negeri 1 Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (28/9/2026).

Kepala Puskesmas Tabulahan, Irianna mengatakan, seluruh siswa yang ditangani merupakan pelajar kelas VII, VIII dan IX SMPN 1 Tabulahan.

Dari total 14 siswa tersebut, sebanyak 8 orang menjalani perawatan dan mendapatkan infus.

Sementara itu, 6 siswa lainnya telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan.

Dari delapan siswa yang masih mendapatkan perawatan, satu siswa disiapkan untuk dirujuk ke Mamuju karena memiliki penyakit bawaan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:  Kekeringan Melanda Mamasa, BPBD Catat 23,5 Hektare Lahan Pertanian Terdampak

“Jumlah yang ditangani sebanyak 14 orang. Delapan orang dirawat dan diberikan infus, sementara enam orang sudah pulang. Satu orang dipersiapkan untuk dirujuk karena ada penyakit bawaan,” ujar Kepala Puskesmas Tabulahan.

Menurut Irianna, penanganan terhadap para siswa, masih dilakukan oleh petugas kesehatan di Puskesmas Tabulahan.

Kasus ini menjadi perhatian setelah sebelumnya muncul dugaan adanya makanan MBG yang tidak layak konsumsi yang dibagikan kepada siswa.

Pihak terkait masih melakukan penanganan terhadap siswa yang mengalami keluhan serta pendataan lebih lanjut untuk mengetahui kondisi dan penyebab pasti kejadian tersebut.

Lintas-Enam.com masih menghimpun informasi terbaru terkait kondisi siswa yang dirujuk maupun perkembangan penanganan kasus dugaan keracunan MBG di SMPN 1 Tabulahan.

Baca Juga:  Empat Bulan Dilanda Kemarau, Warga Keang Mamuju Krisis Air Bersih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *