MAMASA, Lintas-Enam.com – Sekitar kurang lebih 3 hektare lahan milik warga di Desa Tondok Bakaru, Dusun Rante Pongko, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat dilalap si jago merah.
Diketahui lahan milik Demmatana, diduga dilalap si jago merah berawal dari puntung rokok salah seorang warga yang pulang dari sawah sekira pukul 17:20 Wita.
Tak berselang lama, kobaran api tiba-tiba di atas perkebunan dan langsung membakar lahan.
Api dengan mudah menyebar disebabkan sekitar lahan sudah kering akibat musim kemarau.
Informasi itu dibenarkan Pasi Intel Kodim 1428/Mamasa Kapten Inf. Hamka, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (27/8/2028).
Hamka menjelaskan, warga berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya, termasuk memutus jalur yang akan dilalui api dengan cara membersihkan dengan parang dan kayu
“Namun karena angin kencang dan lahan banyak yang kering sehingga api semakin membesar,” ungkapnya.
Hamka menyebut, sekitar pukul 18:00 Wita, 4 personil koramil 1428-01/Mamasa dibantu 5 anggota BPBD tiba dilokasi kebakaran membantu warga, untuk memadamkan api menggunakan alat seadanya.
Berselang 25 menit, bantuan kedua personel kodim 1428/Mamasa bersama mobil Damkar milik Kodim tiba di lokasi kebakaran dan langsung berusaha memadamkan api yang masih menyalah.
“Tiupan angin yang kencang serta hutan pinus membuat api cepat menyebar sehingga kebakaran meluas,” bebernya.
Hamka menambahkan, jarak antara pemukiman masyarakat dan tempat lahan terbakar hanya kurang lebih 200 meter sehingga membuat warga khawatir. (*)






