Berita  

Gerakan Rakyat Mamasa Mamase Demo, Tuntut Kaban Keuangan Dicopot

Puluhan aktivis, mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Mamasa Mamase (GRMM), berunjuk rasa di Kantor DPRD Mamasa

Gerakan Rakyat Mamasa Mamase Demo, Tuntut Kaban Keuangan Dicopot

Lintas-Enam.com, Mamasa – Puluhan aktivis, mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Mamasa Mamase (GRMM), berunjuk rasa di Kantor DPRD Mamasa, Sulawesi Barat, Senin (21/7/2025).

Unjuk rasa yang dipimpin Rihardes sebagai Jenderal Lapangan, menuntut pencopotan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Mamasa, Herry Kurniawan.

Bukan tak beralasan, Kepala BPKD dinilai sebagai penyebab utama setumpuk persoalan pengelolaan keuangan yang berdampak terhadap menumpuknya utang dan defisit yang dialami Kabupaten Mamasa.

Di kesempatan itu pula, GRRM juga mendesak Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, agar melakukan reformasi birokrasi, demi Mamasa yang maju dan sejahtera.

Berikut 4 Poin Tuntutan GRMM;

Baca Juga:  Siswi SD di Messawa Tenggelam Saat Ikut Pramuka, Wakil Ketua DPRD Mamasa Soroti Minimnya Pengawasan

1.Melakukan reformasi birokrasi secara menyeluruh di tubuh Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Mamasa sebagai langkah awal untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan profesional.

2.Mengganti Kepala BPKAD Kabupaten Mamasa saat ini karena dianggap telah menjadi sumber utama berbagai persoalan keuangan daerah, antara lain:

  • Lambannya pencairan anggaran untuk kebutuhan prioritas masyarakat.
  • Tertundanya pembayaran belanja wajib dan belanja langsung, termasuk gaji ASN dan kegiatan operasional pemerintahan.
  • Tidak maksimalnya pengelolaan dan pengamanan aset daerah.
  • Minimnya keterbukaan informasi kepada publik dan mitra kerja pemerintah.

3.Menunjuk pejabat baru yang profesional, bersih, dan memiliki integritas tinggi untuk menahkodai BPKD Kabupaten Mamasa ke depan, agar mampu melakukan pembenahan internal serta pemulihan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.

Baca Juga:  PT Ujungpandang Research Center Apresiasi Rekor MURI Mamasa, Dorong Kopi Lokal Mendunia

4.Membentuk Tim Evaluasi Independen yang melibatkan unsur DPRD, inspektorat,
akademisi, dan perwakilan masyarakat sipil untuk mengawasi jalannya reformasi birokrasi dan mengevaluasi kinerja seluruh pejabat strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamasa, khususnya yang mengelola keuangan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *