Lintas-Enam.com, Mamasa – Tim evakuasi BPBD Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), masih berupaya menyelamatkan dua pendaki Gunung Gandang Dewata yang alami masalah saat perjalanan pulang.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamasa, menerjunkan dua tim melakukan proses evakuasi, pada Minggu, (13/10/2024).
Tim ini terdiri dari gabungan TNI-Polri, BPBD dan Tim Sar.
Dua tim ini masing-masing bertugas membawa pasokan bahan makanan dan peralatan evakuasi.
Perkembangan terakhir, tim evakuasi berhasil menemukan dua pendaki yang mengalami trouble, yakni Taufiq Abubakar dan Jhiwar Julnaintin.
Korban dievakuasi dari pos enam, dan saat ini telah tiba di pos empat.
Hal itu disampaikan Kepala Pelaksanaan BPBD Mamasa, Gusti Hermiawan, dikonfirmasi Senin, (14/10/2024).
“Update terakhir, korban sudah berada di pos empat bersama tim 1 dan tim 2,” ucap Gusti.
BPBD lanjut Gusti, kembali menerjunkan tim evakuasi terdiri dari Basarnas dan KPA Quarles, menjemput korban lantaran tidak mampu meneruskan perjalanan.
Dua pendaki Gunung Gandang Dewata dilaporkan tak dapat melanjutkan perjalanan pulang, pada Sabtu sore kemarin, sehingga keduanya masih berada di pos enam.
Langkah penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamasa, terjunkan 30 orang yang terbagi ke dalam 4 tim evakuasi.
Upaya ini, melibatkan unsur TNI, Polri, SAR, dan Dinas Kesehatan Mamasa.
Menurut Kepala BPBD Mamasa, Gusti Harmiawan, untuk sampai ke pos enam membutuhkan waktu sekitar dua hari perjalanan.
Keempat tim bergerak dalam waktu yang berbeda. Tim 1 telah berangkat pada dini hari tadi pukul 05:30, menyusul Tim 2 pada 08:55, dan Tim 3 yang juga direncanakan akan berangkat mem-backup Tim 1 dan Tim 2.