“Hal itu dimaksudkan agar setiap porsi makanan yang siap didistribusi dalam keadaan sehat dan aman untuk dikonsumsi,” ucapnya.
Meski prosedur telah dijalankan berlapis, pihak SPPG Kecamatan Aralle tetap menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang dilaporkan warga.
Langkah ini, disebut sebagai bentuk tanggung jawab moral sekaligus komitmen meningkatkan kualitas pelayanan.
Pemerintah Daerah melalui Satgas Kecamatan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang.
Transparansi dan akuntabilitas menjadi prioritas dalam menjaga kepercayaan publik terhadap program MBG. (*)

