Aktivis Mamasa Desak Kejari Usut Dugaan Korupsi Proyek Air Bersih Rp1,7 Miliar di Desa Kalama

“Publik berhak mengetahui ke mana anggaran itu digunakan dan mengapa proyek yang dibangun untuk kepentingan masyarakat justru diduga mangkrak,” katanya.

Risal menegaskan, desakan tersebut bukan semata-mata untuk mencari kesalahan pihak tertentu.

Namun, kata dia, hal itu merupakan bentuk kontrol masyarakat terhadap penggunaan anggaran negara.

Jika dalam proses penyelidikan ditemukan bukti adanya penyimpangan dan kerugian negara, ia meminta agar kasus tersebut diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga:  GMNI Tutup Paksa Kantor PNM Mamasa, Buntut Dugaan Penyalahgunaan Data Nasabah

Kepala Desa Kalama, Mujur, dikonfirmasi terkait dugaan korupsi itu, namun belum ada respons.

Hingga berita ini dirilis, belum diperoleh pernyataan dari Kepala Desa Kalama’.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *