Jamaluddin, salah seorang kontraktor yang dimintai tanggapannya, mengaku khawatir terhadap kualitas proyek itu.
Jamaluddin mengatakan, campuran material tidak sesuai, tapi yang lebih fatal adalah spesifikasi pondasi yang tidak seimbang.
Menurut dia, pondasi di bagian bawah dan atas hampir sama lebarnya, sementara tinggi talud cukup signifikan.
Hal ini kata Jamaluddin, mengurangi kekuatan struktur untuk menahan beban timbunan.
“Kalaupun campuran material kuat, tetap saja talud berisiko ambruk karena pondasi tidak mampu menahan beban,” jelas Jamaluddin.(*)