Hari Keempat Pencarian Korban Hilang di Kalama Terkendala Cuaca, BPBD Mamasa: Belum Ada Tanda-tanda
Lintas-Enam.com, MAMASA – Pencarian Langi Pabarrang (27), korban hilang di Desa Kalama, Kecamatan Tabang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, memasuki hari keempat.
Pencarian terhadap korban hilang oleh Tim SAR gabungan Basarnas, BPBD Mamasa, TNI-Polri dan warga setempat, mengalami kendala cuaca ekstrem dan medan berat.
Kendala itu diungkap Kepala Pelaksana BPBD Mamasa, Alfredi via telepon, Sabtu (2/5/2026) pagi tadi.
Alfredi bilang, ada perbedaan waktu pencarian antara warga setempat dan Tim Sar Gabungan.
Pihak warga telah lima hari mencari korban, sementara Tim SAR Gabungan memasuki hari keempat.
“Untuk Tim SAR gabungan sudah hari keempat. Tapi versi warga sudah hari kelima, karena dua hari mereka mencari sebelum lapor ke kami,” ujarnya.
Alfredi menyebut, proses pencarian di hari keempat ini, tim lakukan penyisiran dengan metode rapat.
Metode ini dilakukan mengingat lokasi pencarian berada di hutan lebat, medan curam dan ditumbuhi rerumputan yang tinggi.
Kata Alfredi, hutan lebat dan curam memaksa setiap personel bergerak dengan formasi rapat, agar tidak ada area yang terlewat dan demi keselamatan tim.
“Kami masih di tengah hutan ini, kebetulan ada jaringan. Ini sudah masuk hari keempat pencarian dan belum ada tanda-tanda atau petunjuk,” kata Alfredi dengan nada ngos-ngosan.
Pada proses pencarian, tim sempat menemukan jejak berupa baju berwarna putih dan sandal.
Namun, setelah dikonfirmasi ke keluarga, dipastikan baju dan sendal itu bukan milik korban.






