Demo Tuntut Pemekaran Luwu Raya Berlanjut, Akses Jalan Nasional Buka-Tutup
Lintas-Enam.com, Luwu Utara – Aliansi Masyarakat Sabbang Raya kembali menggelar aksi unjuk rasa menuntut percepatan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), yakni Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya.
Kali ini, Aksi tersebut berlangsung di jalan poros Nasional Palopo – Masamba, tepatnya di desa Bakka, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pada Selasa, (3/2/2026).
Dalam aksinya, massa menyampaikan orasi secara bergantian dan melakukan penutupan jalan, dengan sistem buka-tutup arus lalu lintas di jalur utama tersebut.
Meski demikian, kendaraan prioritas seperti ambulans, pengangkut BBM, LPG, dan kendaraan darurat lainnya, tetap diberikan akses untuk melintas.
Terkait aksi tersebut, Jenderal Lapangan (Jenlap) Aliansi Masyarakat Sabbang Raya, Ade, menegaskan bahwa aksi demonstrasi akan terus dilakukan hingga tuntutan mereka direalisasikan.
“Provinsi Luwu Raya adalah harga mati. Suara dan gerakan perjuangan ini akan terus berlanjut sampai pada titik akhir, yakni mekarnya Provinsi Luwu Raya,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa aksi serupa akan kembali digelar pada, Rabu, (4/2/2026), mulai pagi hingga pukul 18.00 Wita, dan akan terus berlanjut hingga 9 Februari 2026 mendatang.
Lebih lanjut, Ade menuturkan bahwa penerapan sistem buka-tutup arus lalu lintas, akan tetap diberlakukan dalam setiap aksi lanjutan Aliansi Masyarakat Sabbang Raya. (*)