Sebagai wakil rakyat, ia memilih menetap di Dusun Salubatu, Desa Buttuada, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, sebuah desa di pegunungan yang berbatasan langsung Kabupaten Mamasa.
Meski besar dan berkarir di Kabupaten Mamuju, namun di tubuh Ruslan D Pandayai mengalir darah Mamasa yang sangat kental.
Kakek Ruslan bernama Danyel Pandayai (almarhum) atau akrab disapa Mantri Demma Limbo. Ia berasal dari Bambang, di kampung Tanete dan Galung, sebuah dusun kecil di Kecamatan Rantebulahan, Kabupaten Mamasa.
Nenek Ruslan bernama Bungin (almarhumah), berasal dari kampung Salulo, Desa Lembangna Salulo, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa.
Sedangkan ibu Ruslan berasal dari Paku, sebuah desa kecil di ujung timur Kecamatan Tabulahan.
Sebelum menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat periode 2019-2024, Ruslan mengawali karirnya sebagai pengusaha leasing.
Saat ini dia tercatat sebagai Direktur Utama Sipatuo Group yang telah merambah di berbagai wilayah termasuk Sulawesi dan Papua.
Sipatua Group awalnya hanya bergerak di bidang leasing, kemudian dikembangkan Ruslan diberbagai sektor usaha.
Saat ini perusahaan miliknya itu sedang berkembang pesat dan merambah di berbagai sektor usaha termasuk penyuplai bahan bangunan dan komoditi pertanian.(*)






