MAMASA, Lintas-Enam.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mamasa tak hanya berbicara soal pembagian makanan.
Edukasi tentang gizi ikut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Osango, Kristianto, bersama Ahli Gizi Nartinawati turun langsung memberikan edukasi kepada penerima manfaat MBG.
Kegiatan digelar di sejumlah sekolah penerima manfaat di Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Rabu (7/10/2026).
Kristianto mengatakan, edukasi gizi menjadi bagian penting dalam memastikan manfaat program MBG tidak berhenti pada makanan yang diterima siswa.
Menurutnya, siswa dan orang tua perlu memahami pola makan sehat serta pentingnya gizi seimbang.
Pemahaman itu juga berkaitan dengan perilaku hidup bersih dan sehat untuk mendukung tumbuh kembang anak.
“MBG bukan hanya soal makanan yang dibagikan. Anak-anak juga perlu memahami manfaat dan kandungan gizi dari makanan yang mereka konsumsi,” ujar Kristianto.
Sementara Nartinawati memberikan materi mengenai konsep “Isi Piringku”.
Siswa diajak memahami pentingnya keseimbangan antara protein, karbohidrat, sayur, dan buah dalam makanan sehari-hari.
Ia juga mengingatkan penerima manfaat agar membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak secara berlebihan.
Edukasi ini diharapkan membuat siswa lebih memahami menu MBG yang mereka konsumsi setiap hari.
Bukan sekadar kenyang, tetapi memperoleh asupan gizi yang sesuai kebutuhan tubuh.
SPPG Osango berharap edukasi gizi dapat membentuk kebiasaan makan sehat sejak usia sekolah.
Kesadaran itu dinilai penting untuk mendukung kesehatan, pertumbuhan, sekaligus prestasi belajar siswa.
Program MBG pun diharapkan tidak hanya memberi dampak dalam jangka pendek, tetapi membangun kesadaran gizi yang berkelanjutan di lingkungan sekolah dan keluarga. (*)
