Cari Nelayan yang Dilaporkan Hilang, Basarnas Mamuju Kerahkan Personel

Cari Nelayan yang Dilaporkan Hilang, Basarnas Mamuju Kerahkan Personel

Lintas-Enam.com, Mamuju Tengah – Basarnas Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), mengerahkan personel mencari nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Mamuju Tengah, Sabtu (29/6/2024).

Sebelumnya, Basarnas Mamuju menerima laporan dari Polsek Budong-Budong perihal nelayan bernama Hamid yang sudah dua hari dikabarkan hilang.

Menerima laporan itu, Basarnas Mamuju mendatangi lokasi kejadian hilangnya nelayan tersebut.

Sekira pukul 12.44 Wita, Tim Rescue tiba di lokasi dan langsung mencari korban yang hilang.

Pencarian ini dilakukan bersama potensi SAR yang telah tiba di lokasi lebih dulu, yakni Camat Bodong-Budong, BPBD Mateng, Tagana Mateng, Polsek Budong-Budong, Koramil 1418-04, Kepala Desa, dan masyarakat setempat.

Pada pencarian ini, Komandan Tim, Agung Hutomo menurunkan dua unit Rubber Boat milik Basarnas Mamuju dan BPBD Mateng.

Baca Juga:  Bocah yang Diterkam Buaya di Mateng Akhirnya Ditemukan, Pencarian Dihentikan

Tim Rescue mencari korban dengan cara menyisir di sekitar titik duga lokasi kecelakaan kapal milik korban, yakni sekitar 15 Nm dari pesisir pantai Budong-Budong.

Diberitakan sebelumnya, nelayan bernama Hamid (55), warga Babana Timur, Desa Babana, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mateng, dilaporkan alami kecelakaan perahu usai diterjang badai, pada Jumat (28/6/2024).

Berdasarkan keterangan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mateng, korban awalnya bersama saudaranya melepaskan rumpon masing-masing dengan perahu yang berbeda.

Namun keduanya diterpa badai sehingga terpisah.

Saudaranya yang diketahui bernama Amang tersebut, mengatakan kemudi perahu korban patah saat perjalan pulang.

Baca Juga:  Puntung Rokok jadi Petaka, Lahan Milik Demmatana di Mamasa Dilalap Si Jago Merah

Akibat intensitas hujan yang tinggi, Amang tak lagi dapat memantau perahu korban, sehingga kehilangan jejak.

Ia tiba lebih dulu di daratan sekira pukul 18:00 Wita.

Pihak keluarga segera mencari korban keesokan paginya, karena tak kunjung menampakkan diri.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *