Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tabulahan Mamasa, Desa Pangandaran Nyaris Terisolir
Lintas-Enam.com, MAMASA – Hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menyebabkan longsor di ruas jalan penghubung Desa Burana-Desa Pangandaran, Minggu (2/5/2026).
Warga Pangandaran, Almerta, mengungkapkan bahwa sedikitnya terdapat lima titik longsor di sepanjang ruas jalan tersebut.
Kata dia, Kondisi ini menghambat aktivitas masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Akibat longsor, warga terpaksa berjibaku melewati jalur yang tertutup material tanah.
Bahkan, beberapa warga harus menggotong sepeda motor mereka, agar dapat melintasi area longsoran.
“Kami baru saja berhasil lolos setelah berjuang melewati beberapa titik longsor. Kami harus mempertaruhkan nyawa karena hendak menuju Makassar untuk berobat,” ujar Almerta.
Warga berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Mamasa, untuk segera membersihkan material longsor dan memperbaiki akses jalan yang terdampak.
Mereka juga mengeluhkan kondisi jalan poros Burana–Pangandaran, yang disebut belum tersentuh pembangunan selama lebih dari 20 tahun.
“Kami memohon perhatian dari Pemkab Mamasa. Kami juga bagian dari Kabupaten Mamasa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya. (*)
