Hari Keempat Pencarian Korban Hilang di Kalama belum Tuai Hasil, Pencarian Dilanjutkan Besok

Gambar: Kepala Pelaksana BPBD Mamasa bersama warga saat lakukan pencarian

Hari Keempat Pencarian Korban Hilang di Kalama belum Tuai Hasil, Pencarian Dilanjutkan Besok

Lintas-Enam.com, MAMASA – Hari keempat pencarian orang hilang di Desa Kalama, Kecamatan Tabang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), menuai hasil.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamasa, Alfredi mengatakan, proses pencarian di hari keempat ini, dilakukan pada Pukul 07.00 Wita, di lokasi pencarian yang sudah dievaluasi pada malam sebelumnya.

Menurut Alfredi, BPBD yang tergabung Tim SAR Gabungan, melakukan pencarian dengan metode ESAR atau Explorer Search and Rescue dengan membagi 2 tim.

Satu tim menyusuri sisi kanan, dan satu tim lainnya menyusuri sisi kiri gunung lokasi terakhir korban terlihat.

Pencarian ini ini dilakukan sejak Pukul 09.00 Wita hingga Pukul 12.30 dan dilanjutkan pada Pukul 13.00 hingga Pukul 15.30 Wita.

Baca Juga:  BREAKING NEWS: Hujan Deras Sebabkan Banjir di Desa Tadisi Sumarorong

Menjelang sore, korban belum juga ditemukan, pencarian pun diistirahatkan dan akan dilanjutkan besok sepulang ibadah hari minggu.

“Hasilnya masih nihil, besok setelah pulang gereja baru kita lanjutkan proses pencarian,” ungkap Alfredi.

Diberitakan sebelumnya, seorang wanita berusia 27 bernama Langi Pabarrang, dilaporkan hilang pada Senin, 27 April 2026.

Langi merupakan warga Dusun Pana’-Pana’, Desa Marampan, Kecamatan Sesena Padang (Sespa), Kabupaten Mamasa.

Langi dilaporkan hilang setelah dua hari tak pulang ke rumah tempat ia tinggal di Desa Kalama, Kecamatan Tabang.

Laporan orang hilang ini diterima Polsek Pana, pada Rabu (29/4/2026).

Baca Juga:  Hari Keempat Pencarian Korban Hilang di Kalama Terkendala Cuaca, BPBD Mamasa: Belum Ada Tanda-tanda

Berdasarkan laporan Polisi, kronologi kejadiannya bermula saat Langi pamit ke kebun milik orangtuanya berjarak 2 Km dari rumah tempat ia tinggal di Desa Kalama, Kecamatan Tabang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *