“Yang pertama kompetensi, potensi, produktivitas dan kontribusi,” sambungnya.
Selain capaian akademik dan perkembangan alumni, ia juga menyampaikan perkembangan akreditasi program studi.
Program Studi Hukum Keluarga Islam disebut telah memperoleh predikat Baik Sekali, sedangkan Program Studi Ekonomi Syariah ditargetkan mencapai predikat yang sama dalam proses reakreditasi yang direncanakan pada 2027.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan wali mahasiswa yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada Universitas Tomakaka.
Ia berharap para, lulusan tetap menjaga komunikasi dengan fakultas melalui ikatan alumni dan berpartisipasi dalam pendataan perkembangan lulusan.
Sementara itu, Wakil Rektor I, mewakili Rektor Universitas Tomakaka, Rara Novrayanti Salman, menyatakan, yudisium bukanlah akhir perjalanan pendidikan, melainkan awal tanggung jawab baru setelah para lulusan terjun ke masyarakat.
“Yudisium bukan akhir dari perjuangan, tapi menjadi awal dari perjuangan karena ini akan menjadi turun ke masyarakat, menjadi tanggung jawab moral integritas kita kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia berpesan agar para lulusan tidak hanya mengandalkan gelar akademik, tetapi juga menjaga integritas, etika, dan sopan santun dalam kehidupan sehari-hari maupun di lingkungan kerja.
“Kami sangat berharap para alumni tetap menjaga sikapnya, tetap bersopan santun di mana pun berada,” harapnya.
Menurut dia, karakter dan perilaku yang baik, menjadi bekal penting bagi lulusan ketika berinteraksi dengan masyarakat dan membangun karier profesional.
Karena itu, para alumni diharapkan mampu menjaga nama baik almamater, serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama kuliah untuk memberikan kontribusi positif.
Ia juga meminta para lulusan mengisi tracer study secara berkala. Pendataan itu diperlukan agar universitas dapat memantau perkembangan karier alumni, menjaga komunikasi, dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi pengembangan institusi.





