SPPG Aralle Ditutup Sementara Buntut Temuan Belatung di Ompreng MBG, Pengawasan Kian Ketat

Gambar: Koordinator Wilayah MBG Kabupaten Mamasa, Muhammad Syahrul Gunawan (tengah)

Pengawasan itu meliputi pengecekan bahan baku, hingga proses produksi bahkan sampai proses distribusi.

“Kami sudah bersepakat akan terus melakukan pengawasan secara rutin, agar kejadian menonjol tidak terjadi lagi,” imbuhnya.

Syahrul menambahkan, pengawasan ketat bukan untuk mencampuri kegiatan di tingkat SPPG.

Namun, sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen menjaga kualitas MBG agar tetap bermutu, higienis, dan layak konsumsi bagi penerima manfaat.

Baca Juga:  Stunting di Mamasa Capai 31 Persen, Elypas Palangi: Ini Alarm bagi Pemkab

“Ini merupakan tanggung jawab kami memastikan SPPG yang beroperasi tetap memberikan layanan terbaik, bermutu, higienis, dan layak untuk dikonsumsi penerima manfaat,” pungkasnya. (*)

Baca Juga:  2.081 Penerima Manfaat Terima Makan Bergizi Gratis dari SPPG Mehalaan Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *