“Kalau sudah dicek baik-baik dan dinyatakan layak, baru dilakukan penandatanganan berita acara. Ini lagi-lagi untuk menjaga mutu agar MBG aman dan layak konsumsi,” katanya.
Jika ditemukan menu yang tidak sesuai SOP saat distribusi, PIC maupun kader diminta segera berkoordinasi dengan Kepala SPPG, mengevaluasi dan mengganti menu.
Kepada masyarakat, Syahrul mengimbau agar tidak langsung mempublikasikan jika menemukan kejadian menonjol terkait menu MBG.
Ia meminta warga berkoordinasi dulu dengan pihak SPPG atau relawan di wilayah masing-masing agar segera dilakukan pergantian.
Dengan langkah ini, Syahrul berharap program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut tetap berjalan demi mewujudkan generasi emas 2045. (*)
