“Hadirnya investasi di Desa Karama bisa betul-betul saling menguntungkan daerah dan tidak kalah penting memberdayakan masyarakat setempat untuk bekerja,” harapnya
Hal senada disampaikan Kapolsek Kalumpang Ipda. I Kadek, ia berharap apapun masalah yang ada di Desa Karama harus dilakukan dengan musyawarah mufakat.
“Sehingga apapun kesepakatan bersama tidak ada lagi kendala-kendala di kemudian hari,” tuturnya
I Kadek juga mengatakan, terkait kegiatan malam ini hingga besok doa bersama dilakukan pihaknya, melibatkan semua personel Polsek Kalumpang untuk lakukan pengamanan.
“Sampai saat ini kondisi di Desa Karama dan hubungan masyarakat dengan pihak perusahaan aman dan baik-baik saja,” tutup
Selain Kapolsek Kalumpang, Danramil Kalumpang Lettu Inf Fransiskus Nganggu juga mengatakan, mediasi yang dilakukan antara pihak perusahaan dan warga berjalan aman dan lancar.
Adapun hasil mediasi malam ini kata dia, ada beberapa poin yang telah manjadi kesepakatan bersama salah satunya besok tetap akan diadakan doa bersama bukan ritual adat.
Selanjutnya setelah memasuki area APL akan dibangun jembatan, dan untuk penetapan harga dan segala macam akan bicarakan lagi dikemudian hari dengan musyawarah bersama.
“Setelah pengukuran bidang baru dibahas soal harga lahan antara warga perusahaan,” kata Fransiskus
Selain itu Fransiskus juga menerangkan, untuk kegiatan ritual adat itu dilakukan setelah ada penetapan harga lahan warga setempat dan pekerjaan pembangunan PLTA.
Fransiskus juga mengapresiasi masyarakat Desa Karama karena sangat baik dan merespon kegiatan ini sehingga bisa berjalan dengan baik dan aman.
“Masyarakat Desa Karama sangat menjunjung tinggi nilai-nilai adat istiadat dan hukum adat,” tutupnya.(*)