Lintas-Enam.com, Mamasa – Berhari-hari sampah di tempat pembuangan sementara di depan SDN OO2 Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, tak diangkut.
Akibatnya, sampah yang berserakan itu mulai mengeluarkan bau tak sedap.
Sampah dari limbah rumah tangga itu membuat orang tua siswa yang mengantar dan menunggu anaknya bersekolah, merasa tidak nyaman.
“Tumpukan sampah terjadi sejak hari sabtu sampai sekarang belum juga dibersihkan,” ungkap Naomi salah satu orang tua siswa saat dikonfirmasi di depan Sekolah SDN 002 Mamasa, Selasa (8/10/2024).
Sampah itu lanjut Naomi, sangat bau dan membuat orang tua siswa saat menunggu anak sekolah sangat terganggu.
Padahal di area itu biasanya orang tua murid ramai menunggu anak-anaknya.
Namun sejak adanya tumpukan sampah itu, orang tua siswa yang menunggu anaknya tidak lagi ramai seperti biasanya.
Hal itu juga menurut Naomi, berdampak pada malasnya anak-anak bermain di halaman sekolah karena bau menyengat.
“Bagaimana tidak bau pak, sampahnya ada pampers bayi, pembalut dan lain-lain, selain bau, juga jorok,” tandasnya
Pantauan di lokasi tumpukan sampah belum dibersihkan dan masih berserakan hingga ke badan jalan.