Berita  

Program Revitalisasi SD 005 Sumarorong Disinyalir Dikerjakan Pihak Luar, Bukan Panitia

Gambar: Papan informasi program revitalisasi SDN 005 Sumarorong

MAMASA, Lintas-Enam.com – Program revitalisasi tahun anggaran 2026 di SDN 005 Sumarorong, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, disorot.

Pasalnya, program revitalisasi di SD itu disinyalir dikerjakan pihak luar. Padahal sesuai Juknis, seharusnya pekerjaan ini jadi tanggung jawab panitia yang dibentuk berdasarkan musyawarah komite sekolah.

Parahnya lagi, informasi yang diperoleh Lintas-Enam.com, anggaran dana revitalisasi belum cair, namun Kepala Sekolah sudah belanja material pembangunan ruang kelas.

Foto: Bata merah di depan SDN 005 Sumarorong

“Sudah ada belanja bata merah, infonya Ibu Kepala Sekolah yang belanja,” ujar salah seorang sumber yang namanya tak ingin disebut.

Tak tanggung-tanggung, anggaran revitalisasi yang dialokasikan ke SD 005 Sumarorong cukup fantastis, Rp1.293.000.000.

Kepala SD 005 Sumarorong, Elisabeth, dikonfirmasi perihal belanja bahan itu, namun enggan berkomentar lebih jauh.

Baca Juga:  BPKD Mamasa Klarifikasi Penggunaan DAU Tambahan: Bukan Belanja Tanpa Anggaran, Disebut untuk Menjaga Likuiditas Daerah

“Mohon maaf saya belum kasih komentar. Silahkan ke sekolah pak,” kata Elisabeth, via Whatsapp, Rabu (14/10/2026).

Namun, saat diminta bertemu di sekolahnya besok, Elisabeth berdalih belum bisa karena masih ada kegiatan.

Saat ditanya siapa panitia yang dibentuk berdasarkan hasil rapat komite sekolah, Elisabeth enggan berkomentar.

“Panitia dibentuk sekolah dan disetujui oleh Pusat. Nanti saya chat kalau sudah ada waktu,” pintanya.

Dari hasil penelusuran Lintas-Enam.com, diperoleh bahwa yang menjadi ketua panitia pelaksana kegiatan ini, Andarias Bandangan.

Kepada wartawan, Andarias mengaku bahwa anggaran revitalisasi SD 005 Sumarorong, memang belum cair.

“Memang betul saya ketua panitianya. Setahu saya belum ada pencarian,” ujar Andarias, dikonfirmasi via Whatsapp, Kamis (15/10/2026).

Baca Juga:  Bupati Luwu Utara Lantik Direktur Baru Tirta Bukae, Pelayanan Air Bersih Jadi Sorotan

Soal material berupa bata merah, Andarias tak menampik bahwa memang saat ini ada bata merah di lokasi sekolah. Namun, bata merah itu bukan dari panitia pelaksana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *