LUWU UTARA, Lintas-Enam.com — Antrean panjang di SPBU Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, mendapat perhatian dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satlantas Polres Luwu Utara.
Sebelumnya, antrean kendaraan yang hendak mengisi solar, menggunakan badan Jalan Poros di Trans Sulawesi, dikeluhkan pengguna jalan.
Pasalnya, kondisi itu dianggap mempersempit ruang lalu lintas dan berpotensi membahayakan pengendara yang melintas.
Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishub Luwu Utara, Haeruddin Djalante, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Luwu Utara.
Koordinasi itu terkait penanganan arus lalu lintas di sekitar SPBU Baebunta.
“Kami sudah koordinasi dengan pihak Satlantas. Adapun hal yang kami bahas yaitu penanganan arus lalu lintas pada SPBU Baebunta,” kata Haeruddin via Pesan Whatsapp, pada Kamis, (8/10/2026)
Ia menjelaskan, Dishub bersama Satlantas Luwu Utara akan melakukan pengaturan lalu lintas dan perparkiran pada hari-hari tertentu.
“Dishub dan Satlantas Lutra akan melakukan pengaturan lalu lintas dan perparkiran pada hari-hari tertentu,” lanjutnya.
Menurut Haeruddin, langkah tersebut merupakan bagian dari kewenangan Dishub dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas.
“Yang jelasnya, Dishub Lutra sesuai dengan kewenangannya akan melakukan pengaturan arus lalu lintas dan perparkiran,” tegasnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Luwu Utara, Iptu Neltiawati, membenarkan adanya koordinasi dengan pihak Dishub Luwu Utara terkait persoalan tersebut.
“Iye, sudah koordinasi,” singkatnya dihubungi melalui pesan Whatsaap, Kamis, (8/10/2026).
Namun, ketika wartawan meminta penjelasan lebih lanjut mengenai hasil koordinasi dan langkah yang akan dilakukan di lapangan, Iapun tidak memberikan keterangan lebih lanjut.
Di sisi lain, Manajer SPBU Baebunta, Yudi, tidak menampik adanya antrean kendaraan yang cukup panjang, khususnya kendaraan yang melakukan pengisian solar.
