LUWU UTARA, Lintas-Enam.com — Sepekan setelah resmi menjabat sebagai Kapolres Luwu Utara, AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi langsung menjalankan salah satu agenda penting di awal kepemimpinannya.
Untuk pertama kali ia bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat Kabupaten Luwu Utara.
Upacara digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Luwu Utara, Kamis (1/10/2026).
Peringatan hari kesakitan pancasila kali ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Upacara dihadiri Wakil Bupati Luwu Utara bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Turut hadir ASN serta aparat penegak hukum dari unsur TNI dan Polri.
Bagi AKBP Ario, momentum hari kesakitan pancasila memiliki arti tersendiri.
Selain menjadi kali pertama dirinya bertindak sebagai Irup sejak menjabat Kapolres Luwu Utara, kegiatan itu juga menjadi kunjungan perdananya ke Kantor Bupati Luwu Utara.
Kehadirannya sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Utara.
Termasuk dengan para pimpinan instansi dan ASN di lingkungan Pemkab Luwu Utara.
Usai memimpin upacara, AKBP Ario menegaskan bahwa Hari Kesaktian Pancasila tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan.
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai aparat negara.
“Pancasila adalah dasar negara yang sudah sepatutnya kita amalkan dalam setiap langkah dan pengabdian, khususnya bagi kami anggota Polri,” ungkapnya.
Ia mengatakan, Pancasila bukan hanya menjadi dasar negara.
Nilai-nilai Pancasila juga menjadi pedoman dalam menjaga persatuan dan menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, serta berkeadilan.
Semangat itu, kata dia, menjadi bagian dari komitmennya dalam menjalankan tugas sebagai Kapolres Luwu Utara.






