Berita  

Rangkul FKUB di Awal Tugas, Kapolres Luwu Utara Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Gambar: Kapolres Luwu Utara, AKBP Ario Putranto bersama FKUB Luwu Utara di Ruang Kerjanya

LUWU UTARA, Lintas-Enam.com — Setelah resmi menjabat Kapolres Luwu Utara, AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi, langsung memperkuat komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggandeng Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Luwu Utara.

Pertemuan dengan pengurus FKUB berlangsung di ruang kerja Kapolres Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pada Rabu (30/9/2026).

Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang berdiskusi mengenai upaya menjaga keamanan, ketertiban, kerukunan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Luwu Utara.

AKBP Ario Putranto diketahui mulai menjabat sebagai Kapolres Luwu Utara setelah dilantik oleh Kapolda Sulsel menggantikan AKBP Nugraha Pamungkas yang mendapat penugasan sebagai Wadir Polairud.

Di awal kepemimpinannya, komunikasi dengan tokoh agama dan berbagai elemen masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam membangun situasi Kamtibmas yang kondusif.

Baca Juga:  Niat Perbaiki Atap Rumah Milik Tetangga, Petani di Sabbang Selatan Tersengat Listrik

Terlebih, Luwu Utara dikenal memiliki masyarakat yang beragam dari sisi suku, agama, adat dan budaya.

Keberagaman tersebut menjadi kekuatan yang perlu terus dirawat melalui komunikasi dan kolaborasi lintas elemen.

Dalam pertemuan tersebut, AKBP Ario Putranto menekankan pentingnya peran FKUB dalam menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama.

“FKUB kita tau punya peran penting dalam menjaga kerukunan dan toleransi umat beragama. Kehadirannya bukan sekedar lembaga tapi juga wadah pemersatu khususnya dalam menyikapi berbagai isu keagamaan yang berpotensi menimbulkan konflik,” ungkap AKBP Ario Putranto.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan FKUB diperlukan guna membangun komunikasi yang efektif, khususnya dalam menyikapi isu-isu keagamaan yang berpotensi menimbulkan gesekan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Kreatif, Pemuda di Mamasa Sulap Selokan Jadi Kolam Ikan Hias

Pertemuan itu juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan tokoh agama dalam menjaga suasana kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *