Berita  

Pasca Kecelakaan, Bus Remaja Jaya Terparkir 1,4 Kilometer dari Mapolres: Identitas PO Ditutup Kardus

Gambar: Bus Remaja Jaya terparkir di Rumah Warga Kelurahan Kappuna, 1,4 KM dari Mapolres

LUWU UTARA, Lintas-Enam.com — Bus Remaja Jaya yang terlibat kecelakaan lalu lintas maut pada Minggu malam (27/9/2026) terpantau terparkir di depan rumah warga di Kelurahan Kappuna, Jalan HOS Cokroaminoto, Masamba, Senin (28/9/2026).

Lokasinya berjarak sekitar kurang lebih 1,4 kilometer dari Mapolres Luwu Utara.

Keberadaan bus tersebut menjadi perhatian. Pasalnya, kendaraan yang berkaitan dengan perkara kecelakaan itu ditempatkan di area permukiman warga.

Tak hanya itu, tulisan identitas Perusahaan Otobus (PO) Remaja Jaya pada bodi bus juga tampak ditutupi menggunakan potongan kardus.

Kondisi itu menimbulkan pertanyaan mengenai alasan kendaraan ditempatkan di lokasi tersebut dan mengapa identitas PO ditutup.

Kasatlantas Polres Luwu Utara IPTU Neltiawati melalui Kanit Gakkum IPDA Iqbal Wirawan Kasim memberikan penjelasan.

Baca Juga:  Utang Pemda Mamasa Tembus Rp138 Miliar, Wabup: Bukan Utang Welem-Sudirman, Tapi Wajib Dibayar

Menurut Iqbal, bus itu diamankan di depan rumah warga dengan pertimbangan keamanan.

“Terkait BB laka bus Remaja Jaya yang kami amankan di depan rumah warga, salah satunya karena pertimbangan keamanan kendaraan.” ujar Iqbal melalui pesan WhatsApp, Selasa (29/9/2026).

Ia mengatakan, kendaraan itu rencananya dipindahkan ke lokasi yang lebih dekat dengan Polres.

“Rencana hari ini kami akan pindahkan BB tersebut ke dekat Polres,” kata Iqbal

Sementara pengemudi bus telah diamankan di Mapolres Luwu Utara.

“Untuk driver, kami sudah amankan di Polres untuk proses lebih lanjut,” jelasnya.

Soal tulisan PO Remaja Jaya yang ditutup kardus, Iqbal menyebut tindakan itu bukan merupakan instruksi kepolisian.

Menurutnya, penutupan dilakukan atas inisiatif pengemudi.

Alasannya berkaitan dengan faktor keamanan.

Baca Juga:  Rangkul FKUB di Awal Tugas, Kapolres Luwu Utara Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

“Untuk penutupan tulisan merek bus itu inisiatif dari drivernya, karena alasan keamanan,” bebernya.

Iqbal menjelaskan, situasi di lokasi kecelakaan saat itu dipenuhi warga.

Kondisinya dinilai berpotensi menimbulkan tindakan spontan terhadap kendaraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *