Usai Viral, Polres Mamasa Mediasi Siswi SMPN 3 yang Jadi Korban Perundungan Rekannya

Gambar: Mediasi korban perundungan siswi SMPN 3 Mamasa di Buntutille

Bagi orang tua siswa, diharapkan pula agar lakukan pengawasan terhadap anak-anaknya.

Kata Frans, pelajar harus hebat di era digital dengan menjadi kreatif, inovatif, dan bisa membawa hal yang positif.

“Ke depan, anak kita semakin selektif meng-upload semua berita, juga pergaulan,” pungkas Bripka Frans Patrick.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video memperlihatkan sejumlah siswi diduga merundung rekan sekolahnya, tengah viral di media sosial kalangan masyarakat Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), Minggu (24/3/2024).

Video berdurasi 33 detik itu pertama kali dibagikan pemilik akun Facebook bernama Lixfe di grup Facebook Warkop to Mamasa.

Dalam video itu memperlihatkan enam siswi, satu berseragam pramuka menggunakan jaket berwarna kombinasi hitam dan abu-abu corak putih, lima lainnya mengenakan seragam olahraga merah kombes hitam.

Baca Juga:  Aktivis Mamasa Desak Kejari Periksa Dana Desa Gandang Dewata 2024–2026

Terdapat pula satu siswi lainnya sedang merekam insiden itu.

Pada seragam olahraga kelima siswi itu terdapat tulisan SMP NEG 3 Mamasa.

Di mana diketahui bahwa SMPN 3 Mamasa berada di Buntutille, Desa Lembangna Salulo, Kecamatan Mamasa.

Dalam video itu, terlihat lima siswi sedang menertawai siswi lainnya yang juga mengenakan seragam olahraga.

Kelima siswi yakni empat siswi berseragam olahraga dan satu lainnya berseragam pramuka terlihat secara bergantian mendorong korban.

Sesekali kelima siswi yang melakukan perundungan, secara bergantian pula bergaya ke arah kamera yang sedang merekam kejadian itu.

Tak berhenti di situ, kelimanya berupaya terus mendorong korban sembari menertawainya, hingga membuat korban terlihat melawan.

Baca Juga:  Aktivis Mamasa Desak Kejari Usut Dugaan Korupsi Proyek Air Bersih Rp1,7 Miliar di Desa Kalama

Korban tak berdaya lantaran siswi yang berseragam pramuka menarik rambut korban dan menendangnya.

Di saat bersamaan, salah satu rekan pelaku menghampiri dengan mendorong korban lalu memukulnya di bagian pundak.

Belum diketahui identitasnya pelaku maupun korban.

Penulis: Samuel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *