SPPG Mehalaan Barat Salurkan Makan Bergizi Gratis kepada 2.073 Penerima Manfaat

Gambar: Menu MBG SPPG Mehalaan Sumber Foto: Lintas-Enam.com

MAMASA, Lintas-Enam.com – Program Pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dilaksanakan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Kali ini, kegiatan tersebut digelar oleh Yayasan Pallawa Lipu Grup SPPG Mamasa Mehalaan–Mehalaan Barat, Kecamatan Mehalaan, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WITA tersebut menyasar anak sekolah, pendidik, tenaga kependidikan, anak tidak sekolah, serta kelompok 3B yang terdiri dari balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

SPPG yang beralamat di Desa Mehalaan Barat, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, tersebut menyalurkan makanan bergizi kepada total 2.073 penerima manfaat.

Kepala SPPG Mamasa Mehalaan–Mehalaan Barat, Muh. Ridwan, didukung Ahli Gizi Pitri Ayu Reski, Akuntan Gita Yuniki, serta 46 orang relawan.

Sasar 32 Satuan Pendidikan

Baca Juga:  SPPG Mehalaan Salurkan 2.101 MBG, Jangkau 31 Sekolah dan Kelompok 3B

Untuk kelompok satuan pendidikan, program MBG menjangkau 32 sekolah yang tersebar di wilayah Kecamatan Mehalaan dan sejumlah wilayah sekitar.

Dari data penerima manfaat, tercatat 1.151 peserta didik, terdiri dari 405 anak TK/PAUD, 482 siswa SD/MI, 162 siswa SMP, serta 102 siswa SMA/SMK.

Selain peserta didik, program tersebut juga menyasar 320 pendidik, 40 tenaga kependidikan, serta 39 anak tidak sekolah.

Dengan demikian, kelompok penerima manfaat dari sektor pendidikan dan anak tidak sekolah mencapai 1.550 orang.

Menjangkau 12 Posyandu

Program MBG juga diberikan kepada kelompok 3B melalui 12 Posyandu yang tersebar di sejumlah desa.

Berdasarkan data yang dihimpun, penerima manfaat kelompok 3B terdiri dari 342 balita, 31 ibu hamil, dan 150 ibu menyusui, dengan total mencapai 523 orang.

Baca Juga:  MBG di Mambi Rantebulahan Sasar 2.520 Penerima, Pelajar hingga Ibu Hamil dan Balita

Sebanyak 12 Posyandu yang menjadi sasaran antara lain Posyandu Desa Mehalaan, Mehalaan Barat, Mesakada, Sampale, Kirak, Salubalo, Leko Sukamaju, Leko, Salukonta, Saluahok, Ulumea, serta Posyandu Transmigrasi Desa Mehalaan Barat dan Pedou.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *