MAMASA, Lintas-Enam.com — Jumlah siswa yang ditangani akibat dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Puskesmas Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, terus bertambah.
Kepala Puskesmas Tabulahan, Irianna mengatakan, hingga pukul 19.40 Wita, tercatat sebanyak 17 orang telah mendapatkan penanganan medis.
Dari jumlah itu, 5 siswa masih menjalani perawatan dan sedang diinfus, sementara 2 lainnya masih dalam tahap observasi.
“Sebanyak 9 siswa telah diperbolehkan pulang, sedangkan 1 siswa dirujuk ke RS Umum Kabupaten Mamuju, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujar Irianna, Senin (28/9/2026).
Para korban merupakan siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Tabulahan.
Rinciannya, 14 siswa berasal dari SMPN 1 Tabulahan, yang terdiri dari siswa kelas 7, 8, dan 9.
Kemudian, 2 siswa berasal dari SMK 1 Tabulahan, serta 1 siswa dari SMPN 6.
Dari total korban yang ditangani, tercatat 3 siswa berjenis kelamin laki-laki dan 14 perempuan.
Kasus ini sebelumnya dilaporkan terjadi setelah siswa menerima makanan dalam program MBG.
Dugaan keracunan, kini masih dalam penanganan petugas kesehatan.
Pihak Puskesmas Tabulahan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi para siswa yang masih menjalani perawatan maupun observasi. (*)
