Berita  

Kreatif, Pemuda di Mamasa Sulap Selokan Jadi Kolam Ikan Hias

Gambar: Saluran air sepanjang sekitar 50 meter dimanfaatkan sebagai kolam ikan hias

MAMASA, Lintas-Enam.com — Ada cara unik yang dilakukan Riswanto (38), warga Desa Periangan, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Ia menyulap saluran air di depan rumahnya menjadi kolam ikan hias.

Saluran air sepanjang sekitar 50 meter itu berada di jalan poros Mamuju-Mamasa, di Sumua’, Kecamatan Buntumalangka’.

Airnya berasal dari aliran Air Terjun Sumua’.

Di dalamnya, ikan-ikan hias warna-warni berenang bebas layaknya berada di sebuah kolam.

Keunikan itu membuat pengendara yang melintas tertarik berhenti sejenak.

Di bawah rindangnya pepohonan, warga bisa beristirahat sambil menikmati pemandangan ikan.

Bahkan, pengunjung dapat memberi makan ikan yang berenang di saluran tersebut.

Bagi Riswanto, ide itu berawal dari hobi memelihara ikan hias.

Namun, lokasi yang berada di jalur poros Mamuju-Mamasa membuatnya berpikir lebih jauh.

Baca Juga:  Direktur Ujungpandang Research Center Soroti Wacana Pilkada Tanpa Wakil: Efisien, Namun Berisiko bagi Demokrasi

Ia kemudian menjadikan tempat tersebut sebagai ruang istirahat sederhana bagi warga yang melakukan perjalanan jauh.

“Daripada orang istirahat bingung, kita siapkan tempat sederhana saja. Setidaknya bisa mengurangi rasa capek mereka melakukan perjalanan yang cukup jauh,” ungkap Riswanto, Minggu (16/8/2026).

Menurutnya, tempat tersebut juga dapat menjadi hiburan gratis bagi masyarakat.

Pengendara tidak perlu mengeluarkan biaya untuk sekadar berhenti, menikmati suasana alam, dan memberi makan ikan.

Selain memanfaatkan saluran air, Riswanto juga memperhatikan kebersihan lingkungan.

Ia menyediakan tempat pembuangan sampah di sekitar lokasi.

Langkah itu dilakukan agar keasrian lingkungan tetap terjaga.

Di tengah perjalanan panjang Mamuju-Mamasa, kolam ikan sederhana milik Riswanto kini menjadi pemandangan unik.

Selokan yang biasanya hanya berfungsi sebagai saluran air, disulap menjadi tempat yang menghadirkan suasana berbeda bagi para pengendara.

Baca Juga:  Kecam Penangkapan 2 Aktivis Lingkungan di Mamasa, Riskul Pertanyakan Dasar Hukum dan Prosedur

Sebuah kreativitas sederhana yang bukan hanya menjadi hobi, tetapi juga memberi ruang istirahat dan hiburan gratis bagi siapa saja yang melintas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *